[04:33]
Aku berada di ruang kosong,
tepat di antara sisa di hatimu,
selebihnya entah untuk siapa.
Aku berada di ruang hampa,
tepat di akal pikiranmu,
selebihnya aku tak tahu siapa - siapa.
Aku menerpa pintu di jantungmu,
mencoba mendobrak apa yang ada,
ku lihat, bukan aku disana,
orang lain yang entah siapa,
kulihat kau bahagia,
kau tersenyum,
seraya memegang erat tanganya,
aku berkelut,
berusaha keluar dari sana,
entah kenapa aku terkunci didalamnya, menyaksikan semua.
Aku meronta,
meminta belas kasihan,
"kumohon !! keluar, keluarkan !!"
tapi tak bisa, aku terkunci di dalamnya,
bersama bayang kenangannya.
Seberapa keras ku berusaha pergi dan keluar, sebesar itu pula aku kembali ke hatinya, semakin ku dobrak pintunya,
semakin sakit yang terasa,
akhirnya ku sadari,
diam dan menyaksikan adalah jalan terbaik.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar